Materi Graffiti/Art biasanya disajikan dalam bentuk Analytical Exposition Text. Di sini, siswa belajar bagaimana membangun argumen yang logis untuk membela satu sisi (misalnya: Graffiti adalah seni vs Graffiti adalah vandalisme).
Berikut adalah 25 judul PTK yang dirancang untuk materi ini di Madrasah Aliyah, dengan fokus pada penguatan argumen dan kemampuan kritis:
Fokus pada Media Digital & Visual
- Pemanfaatan Media Padlet sebagai Papan Kolaborasi Argumen untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Expository Text tentang Graffiti.
- Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa melalui Analisis Foto Graffiti Virtual di Google Arts & Culture di Kelas X MA.
- Penggunaan Media Infografis untuk Memetakan Struktur Argumen dalam Teks Eksposisi Materi Art and Vandalisme.
- Efektivitas Video Dokumenter Pendek tentang Street Art sebagai Stimulus untuk Meningkatkan Kemampuan Speaking Siswa.
- Pemanfaatan Aplikasi Canva dalam Membuat Poster Kampanye "Art vs Vandalism" untuk Melatih Penulisan Thesis Statement.
- Meningkatkan Literasi Digital melalui Analisis Komentar Media Sosial tentang Isu Graffiti sebagai Bahan Teks Eksposisi.
Fokus pada Model Pembelajaran (Berpikir Kritis)
- Penerapan Model Debat Aktif (Active Debate) untuk Meningkatkan Kemampuan Mengemukakan Argumen Lisan tentang Isu Graffiti.
- Meningkatkan Kemampuan Menulis Analytical Exposition melalui Model Problem Based Learning (PBL) pada Isu Estetika Lingkungan.
- Implementasi Strategi Point-Counterpoint untuk Mempertajam Kemampuan Siswa dalam Menyusun Re-iteration yang Kuat.
- Penggunaan Model Discovery Learning untuk Mengidentifikasi Unsur Kebahasaan (Connectives) dalam Teks Eksposisi Seni.
- Penerapan Metode Socratic Seminar untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MA pada Topik Street Art.
- Meningkatkan Aktifitas Belajar melalui Model Group Investigation dalam Meneliti Dampak Graffiti di Lingkungan Madrasah.
Fokus pada Teknik Menulis & Strategi Literasi
- Penggunaan Teknik Graphic Organizers (Venn Diagram) untuk Membandingkan Pandangan Seni dan Vandalisme dalam Bahasa Inggris.
- Meningkatkan Kemampuan Menulis Eksposisi melalui Teknik Brainstorming dengan Mind Mapping di Kelas X MA.
- Penerapan Strategi RAFT (Role, Audience, Format, Topic) untuk Meningkatkan Variasi Tulisan Siswa tentang Dunia Seni.
- Penggunaan Teknik Sentence Combining untuk Meningkatkan Kohesi dan Koherensi dalam Argumen Teks Eksposisi.
- Meningkatkan Pemahaman Membaca Teks Eksposisi melalui Strategi SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review).
Fokus pada Gamifikasi & Interaksi
- Penggunaan Game "The Argument Race" untuk Meningkatkan Kecepatan Siswa dalam Menyusun Kalimat Pendukung (Supporting Details).
- Pemanfaatan Quizizz Interaktif untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bidang Kesenian dan Kritik Seni.
- Meningkatkan Keterlibatan Siswa melalui Metode Gallery Walk pada Presentasi Hasil Tulisan Teks Eksposisi.
- Penerapan Peer Feedback Strategi untuk Memperbaiki Akurasi Tata Bahasa (Present Tense) pada Teks Eksposisi Siswa.
Fokus pada Pendekatan Kontekstual & Lokal (Khas MA)
- Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi tentang Seni Kaligrafi Kontemporer sebagai Alternatif Graffiti di Kelas X MA.
- Analisis Pandangan Siswa tentang Etika Keindahan Lingkungan dalam Islam melalui Penulisan Teks Eksposisi Bahasa Inggris.
- Penggunaan Contoh Graffiti Dakwah sebagai Materi Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa MA.
- Peningkatan Keterampilan Berbicara melalui Diskusi Panel Bertema "The Role of Art in Our Madrasah".
Penelitian Tindakan Kelas (PTK), PTK Aliyah, PTK Tsanawiyah, PTK Ibtidaiyah, PTK Guru Madrasah, PTK Kenaikan Pangkat
--- Jasa PTK Madrasah ---

