Pesan PTK

25 Judul PTK Bahasa Inggris Kelas 10 Madrasah Aliyah Materi Fractured Stories (Narrative Text)


Materi Fractured Stories adalah variasi dari Narrative Text di mana cerita rakyat atau dongeng yang sudah dikenal (seperti Malin Kundang, Bawang Merah Bawang Putih, atau Cinderella) diubah alurnya, sudut pandangnya, atau watak tokohnya. Materi ini sangat menekankan pada aspek kreativitas dan pemahaman alur (plot).

Berikut adalah 25 judul PTK untuk materi Fractured Stories di kelas 10 Madrasah Aliyah:

Fokus pada Media Kreatif & Digital
  1. Pemanfaatan Storyboard That sebagai Media Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Fractured Stories pada Siswa Kelas X MA.
  2. Meningkatkan Keterampilan Menulis Naratif melalui Media Komik Digital (Pixton) dengan Mengubah Alur Cerita Rakyat Nusantara.
  3. Penggunaan Video Animasi Singkat sebagai Stimulus untuk Menulis Ulang Cerita Dongeng dari Sudut Pandang Tokoh Antagonis.
  4. Efektivitas Aplikasi Book Creator dalam Pembuatan Fractured Fairy Tales Digital untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa.
  5. Pemanfaatan Podcast Storytelling untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara (Speaking) melalui Narasi Cerita yang Dimodifikasi.
  6. Meningkatkan Pemahaman Struktur Teks Naratif melalui Media Kartu Cerita Berseri di Kelas X Madrasah Aliyah.

Fokus pada Model Pembelajaran Inovatif
  1. Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dalam Membuat Antologi Cerita "Fractured Stories" Siswa Kelas X MA.
  2. Meningkatkan Kreativitas Menulis Teks Naratif melalui Model Discovery Learning dengan Membedah Unsur Intrinsik Cerita Asli.
  3. Implementasi Strategi "What If" (Andai Saja) untuk Memicu Ide Kreatif dalam Menulis Fractured Narrative Text.
  4. Penggunaan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Literasi Cerita Naratif.
  5. Penerapan Metode Story Mapping untuk Membantu Siswa Mengorganisir Perubahan Alur dalam Fractured Stories.
  6. Meningkatkan Aktifitas Belajar melalui Model Role Play dengan Memerankan Tokoh Dongeng yang Karakternya Diubah.

Fokus pada Teknik Menulis & Berpikir Kritis
  1. Penggunaan Teknik Point of View (POV) Shifting untuk Meningkatkan Kedalaman Karakter dalam Penulisan Teks Naratif.
  2. Meningkatkan Kemampuan Menulis Naratif melalui Strategi SCAMPER (Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse).
  3. Penggunaan Teknik Collaborative Writing (Menulis Kolaboratif) untuk Mengatasi Kesulitan Menyusun Resolusi Cerita.
  4. Penerapan Strategi Guided Writing untuk Memperbaiki Penggunaan Past Tense dalam Teks Fractured Stories.
  5. Meningkatkan Kemampuan Membaca Kritis melalui Teknik Comparison Study antara Cerita Asli dan Cerita yang Diubah.

Fokus pada Pendekatan Kontekstual & Lokal (Khas MA)
  1. Mengubah Cerita Rakyat Lokal menjadi Fractured Stories Berorientasi Pesan Moral Islami untuk Meningkatkan Karakter Siswa MA.
  2. Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Naratif melalui Modifikasi Cerita Tokoh Sejarah Islam di Kelas X Madrasah Aliyah.
  3. Penggunaan Teknik Dakwah-Infused Storytelling dalam Menulis Ulang Cerita Rakyat Nusantara ke dalam Bahasa Inggris.
  4. Analisis Nilai Kebajikan dalam Fractured Stories melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL).

Fokus pada Gamifikasi & Interaksi
  1. Penggunaan Game "Story Starter Dice" (Dadu Cerita) untuk Meningkatkan Imajinasi Siswa dalam Menulis Fractured Stories.
  2. Meningkatkan Keterlibatan Siswa melalui Metode "Circle Storytelling" (Bercerita Berantai) dengan Plot Twist.
  3. Pemanfaatan Platform Padlet untuk Saling Memberi Umpan Balik (Peer Review) terhadap Tulisan Cerita Naratif Teman.
  4. Strategi "Fractured Fairy Tale Theater" untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa dalam Berbicara Bahasa Inggris.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK), PTK Aliyah, PTK Tsanawiyah, PTK Ibtidaiyah, PTK Guru Madrasah,  PTK Kenaikan Pangkat
--- Jasa PTK Madrasah ---

close
Pesan PTK